Madu & Racun
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Umum - Dibaca: 308 kali

Di dunia ini selalu ada hal-hal yang berlawanan sesuai dengan kodratnya seperti positif vs negatif, malam vs siang, yang baik dan yang buruk. Sama halnya dengan madu, madu sebagai bahan yang dapat memberikan manfaat dan kesehatan bagi tubuh manusia memiliki rival yaitu racun. Racun dimana dikenal sebagai bahan yang dapat merugikan makhluk hidup bahkan sampai dapat menyebabkan kematian.
Racun makanan merupakan zat yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia dan mayoritas racun masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan atau bahan makanan yang terkontaminasi oleh racun dari mikroba (Ada lebih dari 250 jenis bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan, yang paling umum di antaranya adalah clostridium botulinum, salmonella gastro, dan escherichia coli.) ataupun dari zat kimia (seperti formalin atau zat pengawet lainnya yang digunakan diatas ambang aman).
Sedangkan madu adalah cairan yang lengket dan manis yang dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. “Dari perut lebah itu keluar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia.” (QS. An-Nahl: 69).
Madu dapat dikonsumsi oleh segala USIA , mulai dari Janin hingga Manula.
- Memperkuat janin yang lemah dalam kandungan ( rahim ).
- Membantu menjaga stamina dan kesehatan Ibu Hamil karena memberikan asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam kandungan
- Membantu perkembangan otak bayi, karena setiap harinya otak terus berkembang sampai dengan usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi.
- Mengobati luka bakar. Madu memiliki spesifikasi anti proses peradangan (inflammatory activity anti)
- Meningkatkan nafsu makan Anak-anak ( adanya unsur vitamin B yang lengkap dalam madu), dan mempercepat pertumbuhan fisik sehingga anak tumbuh sehat , lincah dan riang serta tahan penyakit. ( H.Mohamad , 2002 ).
- Mengembalikan stamina dari kelelahan dan stress.
- Makanan terbaik yang sangat diperlukan bagi manula yang organ pencernaannya sudah mulai berkurang fungsinya, karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh .( Kesehatan 2001 ).
- Bila digunakan untuk bersikat gigi bisa memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi, mengobati sariawan dan gangguan mulut lain.
- Dengan menggunakan cairan madu berkadar 90% (madu dicampur air hangat) dua hari sekali di bagian-bagian yang terinfeksi di kepala, diurut pelan-pelan selama 2-3 menit, madu dapat membunuh kutu, menghilangkan ketombe, memanjangkan rambut, memperindah dan melembutkannya serta menyembuhkan penyakit kulit kepala.
- Mampu menurunkan kadar glukosa darah penderita diabetes karena adanya unsur antioksidan yang menjadikan asimilasi gula lebih mudah di dalam darah sehingga kadar gula tersebut tidak terlihat tinggi. Madu nutrisi kaya vitamin B1, B5, dan C dimana para penderita diabetes sangat membutuhkan vitamin-vitamin ini. Sesendok kecil madu alami murni akan menambah cepat dan besar kandungan gula dalam darah, sehingga akan menstimulasi sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin. Sebaiknya penderita diabetes melakukan analisis darah dahulu untuk menentukan takaran yang diperbolehkan untuknya di bawah pengawasan dokter.
- Mencegah terjadinya radang usus besar (colitis), maag dan tukak lambung. Madu berperan baik melindungi kolon dari luka-luka yang biasa ditimbulkan oleh asam asetat dan membantu pengobatan infeksi lambung (maag). Pada kadar 20% madu mampu melemahkan bakteri pylori penyebab tukak lambung di piring percobaan.
- Amat bergizi, melembutkan sistem alami tubuh, menghilangkan rasa obat yang tidak enak, membersihkan liver, memperlancar buang air kecil, cocok untuk mengobati batuk berdahak. Buah-buahan yang direndam dalam madu bisa bertahan sampai enam bulan.
- Madu dicampur dengan habbatus sauda’ yang sudah ditumbuk dibuat adonan setelah dicampur air panas kemudian diminum rutin berhari-hari dapat menghancurkan batu ginjal dan batu kandung kemih, memperlancar air seni, haid dan ASI.

- Tips Membedakan Madu Asli dan Buatan
- AADC??
- what is this?? O.o
- Makanan Fungsional
- Peneliti Pertama yang mengisolasi Vitamin C??
Isi Komentar :





Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 


