Rabu, 26 Oktober 2011 - 09:05:41 WIB
Tips Membedakan Madu Asli dan Buatan
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Umum - Dibaca: 329 kali

Madu yang beredar di masyarakat luas saat ini terdiri dari madu asli yang dihasilkan oleh lebah, madu tiruan terbuat dari gula dan madu sintetis yang berasal dari madu melon, labu semangka, dan kurma. Madu tiruan dibuat dengan cara mencampur glukosa dengan gula pasir, buah, flavour serta zat warna. Di laboratorium madu palsu akan mudah dikenali dengan analisis kimia. Kandungan HMF (5 hydroxyl-methyl furfural) dengan jumlah maksimum 3mg/100gram, aktivitas enzim diastase minimal 5 serta rasio kandungan kalium (K) dan natrium (Na) dalam madu asli sekitar 4,0 sedangkan madu palsu 0,005-0,1.

Kita sebagai konsumen tidak  mungkin setiap saat datang langsung ke laboratorium untuk mengecek keaslian madu yang telah kita beli, dan sebenarnya masih ada cara lain yang bisa menjadi tolak ukur dan dilakukan oleh semua orang, yakni dengan meneteskan madu di air di atas piring beling putih. Ketika piring digoyang ke kiri dan ke kanan, maka sebelum madu itu bercampur akan membentuk segi enam atau seperti sarang lebah. Semakin lama bentuk segi enam itu bertahan, berarti semakin baik nutrisi yang terkandung dalam madu tersebut alias madu asli. Semakin cepat bentuk segi enam itu memudar, maka jelaslah itu madu campuran, karena nutrisinya sudah jauh berkurang.

Cara lain yang mungkin mudah dilakukan adalah sama seperti di atas, namun piringnya tidak digoyang-goyang. Cukup didiamkan saja. Madu asli yang memiliki kadar air rendah tidak akan membuat air di piring menjadi keruh. Sedangkan madu yang telah dicampur atau madu buatan perlahan-lahan akan membuat air menjadi keruh. Apakah semut bisa menjadi patokan untuk menentukan madu itu asli atau tidak? Pada dasarnya, sifat semut suka pada yang manis-manis, termasuk rasa manis yang ada pada madu. Namun, semakin kental madunya (kadar airnya sedikit) semakin sulit bagi semut untuk mendeteksi lokasi rasa manis madu tersebut karena molekul yang ada di dalam madu tetap utuh, tidak pecah. Sebaliknya, bila kadar airnya tinggi (di atas 20%), maka semut mudah menghampiri.

Sumber: Fatawa Vol.III/No.01 | Desember 2006 / Dzulqa’dah 1427



1 Komentar :

Muhsin aljakarty
18 Februari 2012 - 17:04:18 WIB

Bismillahirrohmanirrohim
Dg ini kami umumkan kpd kaum muslimin/mat yg ingin mendapatkan keaslian madu hutan (organik) yg diambil dari hutan sumatera oleh produsen terpercaya, silahkan menghubungi kami di: 0853-1212-1332 tersedia ukuran @0,5kg dan @1kg untuk pembelian 50 botol (mix) bebas ongkir.Demikian semoga bermanfaat
Barokallohufiekum

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)